Hidup BAHAGIA ala Nick Fujicic

Yeaayy!! Hari yang saya tunggu tlah tiba !
Semenjak saya join bisnis anti aging bareng temen kantor dan ex teman sekampus dulu, alhamdulillah banyak bertemu dengan orang-orang positif.

Di acara Convention Nu Skin Asia Tenggara kemarin tanggal 13-14 Juli 2018 di Singapura, Nu Skin menghadirkan Nick Fujicic sebagai motivator dengan tema I’m Possible.

Uwooooow…Nick??? bisa bertemu langsung??? Betapa girang nya diriku … hahaha…

Terus siapa sih Nick? Pasti sudah banyak yang tau kan ya … yaps Anda benar …
Nick adalah seorang motivator, public speaker dari Australia yang dilahirkan cacat sejak lahir (ga punya tangan dan kaki). Saya mengetahui sosok Nick saat acara di TV kemudian lanjut browsing di Youtube. Sangat kagum dengan sosoknya, terlebih orang tua nya. Dengan terlahir difabel, namun dia mampu menjadi orang yang BAHAGIA dan SUKSES.

Akhrinya, inilah waktunya … saya terharu, entah kenapa air mata berlinang terus saat Nick menceritakan kisah hidupnya. Why? Emang apa yang dia ceritakan sampai saya berlinang air mata terus??

Simak ya … hehe…
Nick mulai menceritakan kisah hidupnya dari mulai masa anak-anak sampai akhirnya dia SUKSES menjadi public speker dan HIDUP BAHAGIA.

Jadi Nick kecil waktu itu juga sering mengeluh

Kenapa aku ga punya tangan dan kaki??

Kenapa aku ga seperti yang lain??

Aq ga mau yang lain, aq mau tangan dan kaki!

Itulah kalimat2 yang sering di ucapkan Nick kecil.

Tapi beruntung sekali Nick kecil punya ibu dan ayah yang super luar biasa. Mereka memperlakukan dia seperti anak normal pada umumnya. Contohnya, waktu dia pengen baca buku, dia belum bisa ambil buku sendiri di rak.

Nick       : Mom, tolong ambilkan buku itu, aq ingin membacanya

Mom     : No, ambil sendiri
Nick       : Mom, aq ga bisa mengambilnya, tolong bantu aq
Mom     : No, kamu bisa mengambilnya

Akhirnya karena tidak mendapat pertolongan dari ibunya, dia berusaha setiap saat, daaan “ahaa, berhasil!” Nick kecil berhasil mengambil buku di rak dengan usahanya sendiri.

Pesan moral dari cerita pertama ini adalah :
Saat kita menjadi orang tua, jangan selalu memberikan bantuan ke anak kita. Biarkan mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan dari usaha nya sendiri. Karena dengan begitu, mereka bisa lebih menghargai nya, dan mereka menjadi lebih PD bahwa mereka BISA melakukannya.

Kemudian cerita yang kedua, saat Nick mulai masuk sekolah, dia banyak mendapat ejekan dari teman-teman nya. Namun suatu hari penjaga sekolah selalu memanggil dia dan berkata

Penjaga sekolah : hai Nick, jadilah pembicara

Nick : No !

Suatu hari lagi
Penjaga sekolah : hai Nick, jadilah pembicara

Nick : No !

Hal seperti itu terjadi hampir setiap hari, sampai pada akhirnya Nick berhenti, kemudian bilang
Nick : Oke, kalau aq mau berbicara, apa yang akan kau berikan untukku

Penjaga sekolah : tangan & kaki ku
Nick kemudian terdiam, dan …
Nick : mm, okay lalu apa yang akan aq bicarakan?

Penjaga sekolah : kisah hidupmu

Nick : aq ga punya kisah hiduup !
Penjaga sekolah : kamu punya Nick, ceritakan kisah mu

Kemudian Nick pun mulai jadi pembicara di depan teman-teman nya, di sekolah-sekolah.

Suatu hari ibunya memanggil Nick
Mom : Hi Nick!, sini .. ibu mau tanya sama kamu. Belakangan ini, apa yang sebenarnya kamu lakukan diluar sana? Kamu dijemput, kemudian kamu pulang dengan tersenyum, dan mereka menangis !
Nick : mm…saya tidak melakukan apa-apa mom, hanya berbicara.

Mom : apa yang kamu bicarakan?

Nick : kisah hidup saya
Mom : what? Kisah hidup apa? Terus kamu dibayar?

Nick : No, saya tidak dibayar
Mom : oke, mulai sekarang kamu jangan lagi pergi –pergi keluar untuk berbicara di depan umum, fokus selesaikan kuliahmu dan bekerja di perusahaan yang bagus !

Nick : Oke mom …

Lalu, hari demi hari berlalu, namun Nick tetap ingin sekali menjadi pembicara. Kemudian sambil sembunyi-sembunyi dari ibunya, Nick mengumpulkan kontak person sekolah – sekolah. Dia  mulai menghubungi satu per satu nomor telpon tersebut.

Bip bip bip bip .. pret …
mmm, hallo, saya Nick,
mmm, saya tidak punya tangan dan kaki,

Mmm, apakah saya bisa berbicara di depan siswa Anda?
klep, terdengan bunyi telpon di tutup dari sebrang.

Apakah Nick gagal? Ya dia GAGAL, tapi bukan berarti dia KALAH

Kemudian dia mencoba telpon ke sekolah lain,

Bip bip bip bip .. pret …
hallo, saya Nick,
saya tidak punya tangan dan kaki,

apakah saya bisa berbicara di depan siswa Anda?
jawaban dari sebrang : maaf, kami belum perlu

Apakah Nick gagal? Ya dia GAGAL, tapi bukan berarti dia KALAH. Dia sudah lebih maju dari sebelumnya, sudah lebih lancar berbicara dari pada sebelumnya yang masih grogi dan tergagap.

Sampai pada akhirnya, saat Nick masih tertidur, ada bunyi telpon di nomor nya.

Kring…kring…kring….
Nick                       : halloooo (dengan nada malas)
Orang sebrang  : iya hallo, apakah ini dengan Nick? Saya ingin mengundang Anda untuk berbicara di sekolah saya, apakah masih ada jadwal kosong?
Nick                       : oh ya ya ya (nada suaranya langsung semangat), saya cek jadwal dulu ya (sambil pura-pura cek jadwal, padahal masih kosong, hehehehe)…oke, saya jum’at ini bisa

Nick                       : maaf, apakah saya akan dibayar? (hahaha, dia belajar dari yang sebelumnya,)
Orang sebrang  : ya, apakah segini cukup?
Nick                       : oke, terimakasih

Pesan moral yang didapat dari cerita Nick yang kedua adalah GAGAL adalah PROSES, jadi nikmatilah prosesnya sampai kamu mencapai tujuanmu.

Cerita yang ketiga, setelah BERHASIL mendapatkan tawaran untuk berbicara di suatu sekolah, kemudian … mmm, tunggu, gimana caranya aq kesana ya? Dan dimana lokasinya? Kemudian dia pun mencari alamat tersebut di peta, dan .. oh no…ternyata itu jauh sekali dari rumahnya !!
Saat itu dia tidak menyerah, dia mencari cara supaya bisa sampai kesana. Singkat cerita dia berhasil sampai sana dengan membayar saudaranya untuk mengantar dia kelokasi, sebesar bayaran Nick dari sekolah.

Nanananana…nananana…apakah dia GAGAL? Dia gagal mendapatkan uang, tapi dia telah SUKSES menjadi pembicara ! Sampai akhirnya dia mendapatkan tawaran dari salah satu audiens di sekolah tadi, dan terus menerus mendapat tawaran hingga SUKSES menjadi PUBLIC SPEAKER sampai sekarang.

Nah pesan moral cerita ke 3 adalah “Disaat kita menui rintangan, NEVER GIVE UP, karena RINTANGAN sama dengan PELUANG”

Okay, itulah 3 cerita dari Nick yang sangat menginspirasi buat saya dan mudah-mudah buat teman-teman semua yang membaca tulisan saya.

Oke yang terakhir, tips hidup BAHAGIA dari Nick ada 6 point penting :

  1. Selalu berSYUKUR atas nikmat Allah, FOKUS pada apa yang DIMILIKI, bukan yang tidak dimiliki.
  2. Jadilah dirimu sendiri, buatlah perbedaan
  3. Kamu tidak tau mampu apa engga sampai kamu mencobanya. Gagal, Coba Lagi!
  4. Rintangan Sama dengan peluang
  5. Dream big
  6. Never Give Up

Nick menegaskan sekali lagi I’M POSSIBLE, YOU ARE POSSIBLE !!

Demikian akhir dari sesi Nick, waah … alhamdulillah, kisah hidup Nick sangat bisa kita terapkan di kehidupan kita, kalau Nick yang difabel saja selalu bersyukur, saya yang terlahir normal harus lebih lebih bersyukur.

Nick saja bisa sukses meraih mimpinya, tentu kita semua bisa sukses mencapai mimpi kita, dan saya pun insyaAllah bisa meraih SUKSES di bisnis anti aging saya 😀

Gallery Foto saat di Convention Singapura kemarin ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *